| flash game tutorial and flare3d games

Latest Blog



07.04.2018

Membuat Game Tebak Gambar

Tutorial membuat game tebak gambar dengan Flash

03.07.2017

Memahami konstain

Memahami penggunaan konstrain dalam membuat sistem gerak

28.01.2017

E-Book Media Pembelajaran

E Book Gratis Membuat Media Pembelajaran Interaktif

15.12.2016

Membuat mouse trail

Membuat animasi ikan mengikuti kursor mouse

23.04.2016

Animasi Karakter Game RPG Flash

Membuat animasi karakter dalam game RPG Flash

23.04.2016

Aplikasi Peta Game RPG Flash

Mengaplikasikan Map Editor untuk peta game RPG Flash

23.04.2016

Membuat Peta Game RPG Flash

Membuat peta untuk game RPG Flash

23.04.2016

Mengerakkan Karakter Game RPG

Menambahkan karakter dalam game RPG Flash

23.04.2016

Membuat Game RPG

Membuat game RPG Flash actionscript 3 dengan teknik tiling

31.12.2015

Indonesia Soccer League

Sekilas tentang pengembangan game sepakbola dengan Flash


ALL BLOG

Latest Games


;
Free Games

Indonesia Soccer League

Play Indonesian Soccer League on Flash 3D Games

Kesalahan Umum pada saat menggunakan Flash Develop

Pendahuluan

Beberapa tutorial yang ada di web saya menggunakan aplikasi FlashDevelop. FlashDevelop sendiri merupakan sebuah software open source yang merupakan editor kode dan dapat dipakai untuk menghasilkan aplikasi berbasis Actionscript. Keunggulan utama dari Flash Develop adalah kemampuan dalam mengolah proyek flash secara professional, ukuran file yang kecil dan ringan (tidak membutuhkan banyak memori ketika berjalan) dan gratis (tidak membutuhkan lisensi komersial, meskipun produk yang dihasilkan adalah produk komersial). Selain gratis, ada beberapa keunggulan penggunaan Flash Develop jika dibandingkan dengan authoring tool seperti Adobe Flash, diantaranya adalah :

  1. Flash Develop menggunakan sistem smart code completion sehingga ketika anda menuliskan beberapa huruf yang terindikasi sebagai salah satu perintah Actionscript maka opsi kode secara penuh akan muncul. Hal ini membantu anda dalam menuliskan kode dan dapat menghindarkan kesalahan penulisan kode.
  2. Flash Develop menggunakan sistem automatic class creation yaitu merekam semua class yang digunakan dalam sebuah project, sehingga dapat secara otomatis dideteksi oleh smart code completion dan secara otomatis dapat mengimport class
  3. Flash Develop mengunakan sistem rich code completion dimana setiap fungsi yang anda panggil secara otomatis akan memunculkan informasi parameter-parameter yang dibutuhkan.
  4. Flash Develop memiliki compiler integration dimana kesalahan kode dapat ditampilkan di output panel, dan Flash Develop dapat menangkap kode trace yang dihasilkan oleh aplikasi saat berjalan dalam mode debug.
  5. Flash Develop menampilkan list secara lengkap tentang konten suatu file SWF atau SWC yang digunakan dalam sebuah project.

Meskipun demikian, untuk menggunakan Flash Develop diperlukan setting khusus, yang biasanya para pemula mengalami kesulitan. Melalui tulisan ini akan saya coba untuk mendefinisikan kesalahan umum yang sering terjadi, dan bagaimana mengatasinya.





Kesalahan Setting Flex SDK (valid Flex SDK required)

Dalam instalasi FlashDevelop terbaru, setelah proses installasi selesai akan muncul dialog untuk mendownload secara otomatis SDK yang dibutuhkan agar FlashDevelop dapat digunakan dengan baik. Meskipun demikian banyak juga yang melewatkan proses ini sehingga file Flex SDK harus di download dan di install secara manual. Kesalahan yang muncul adalah This project doesn't have a valid SDK defined.

kesalahan-umum-flash-develop

Untuk mengatasi kesalahan tersebut, perhatikan langkah-langkah berikut :

  1. Pastikan anda sudah mendownload Flex SDK versi terbaru (versi 4.6 saat tutorial ini ditulis). Anda dapat mendownloadnya di link berikut : Adobe Flex SDK
  2. Selanjutnya ekstrak file Flex SDK tersebut, anda bebas meletakkan di folder manapun.
  3. Buka project yang anda buat pada aplikasi Flash Develop, kemudian klik kanan nama project pada Project Panel dan pilih Properties.
    kesalahan-umum-flash-develop
  4. Setelah panel Project Properties muncul. Klik tab SDK. Jika SDK belum terinstall, maka akan muncul no SDK configured. Jika terjadi demikian, maka klik tombol Manage
    kesalahan-umum-flash-develop
  5. Setelah panel AS3 Context muncul. Klik opsi Installed Flex SDKs. Kemudian klik tombol [...].
    kesalahan-umum-flash-develop
  6. Setelah panel Installed SDK Collection Editor muncul. Klik tombol Add.
    kesalahan-umum-flash-develop
  7. Selanjutnya klik opsi Path pada location lalu klik tombol [...]. Selanjutnya Cari folder tempat anda mengekstrak Flex SDK. Seleksi folder tersebut dan klik OK maka kolom properties di bawahnya akan terisi dengan detail versi dari SDK yang anda install. (lihat gambar)
    kesalahan-umum-flash-develop kesalahan-umum-flash-develop
  8. Setelah itu pada tab SDK akan terisi Default (Flex SDK) dan projek Flash Develop anda siap di compile ulang.

Class Scene3D tidak terdefinisi

Pada aplikasi Flash yang menggunakan fitur Stage3D yaitu mengelola grafik dengan menggunakan hardware, sering kali kita menemui error Access of undefined property of Scene3D. Kesalahan tersebut biasanya muncul karena 2 hal, yaitu versi Flash Player dari project output masih di bawah 11.3 atau versi file playerGlobal.swc yang terinstall masih di bawah versi 11.3. Perlu diketahui bahwa fitur Stage3D yang dimiliki flash baru dirilis untuk Flash Player versi 11.3.
kesalahan-umum-flash-develop
Untuk mengatasi masalah tersebut, perhatikan langkah berikut :

  1. klik kanan nama project pada Project Panel dan pilih Properties.
    kesalahan-umum-flash-develop
  2. Selanjutnya pada tab Output pastikan Paltform Flash player memiliki versi 11.3 ke atas.
    kesalahan-umum-flash-develop
  3. Compile ulang project dengan menekan Ctrl+Eter, Jika masih error pastikan anda mendownload file globalPlayer.SWC versi terbaru dari situs Adobe, kemudian copy paste file SWC tersebut ke folder Tempat extract flex_sdk_4.6\frameworks\libs\player\11.x.
    kesalahan-umum-flash-develop

Context3D could not be found

Ketika dicompile project mungkin menghasilkan layar putih saja, atau muncul pesan Context3d could not be found. Kesalahan ini muncul terkait dengan versi Flash Player yang anda gunakan.
kesalahan-umum-flash-develop
Untuk mengatasi permasalahan tersebut, pastikan Flash Player versi terbaru menjadi default untuk membuka file bertipe SWF. Perhatikan langkah berikut :

  1. Buka explorer dan jalankan salah satu file bertipe SWF. Kemudian anda lihat versi Flash Player, apabila anda menggunakan Flash Player 11.2 ke bawah, maka anda harus mendownload file terbaru dari situs Adobe. Pada halaman download tersebut pilih Download the Flash Player projector content debugger
    kesalahan-umum-flash-develop
  2. Jadikan file tersebut sebagai default dalam membuka file SWF. Pada explorer klik kanan salah satu file bertipe SWF kemudian pilih Properties. Pada bagian open width klik tombol Change dan pilihlah file Flash Player Projector terbaru.
    kesalahan-umum-flash-develop kesalahan-umum-flash-develop

Share ( Ayo Berbagi )

Leave me a comment

untuk pertanyaan lebih baik di email langsung ke wandah [at] wandah [dot] com agar cepat direspon